Satu drama asia lagi yang membuat hatiku tergugah…….., tp OMG aku terharu, salut banget dengan kisah Drama ini. Tak ada yang seperti ini. Full of message, wisdom, philosophy and … awesome!!!!
Top banget…nget..nget..
Coba kita tengok sinetron kita?? klo ayahku bilang sinetron kita adegannya selalu di meja makan dan nagis n nangis:d. Bener jg seh, kadang-kadang terlalu berlebihan dan tidak realistis. Alur ato jalan cerita pasti ketebak ma kita. Belum lagi pemainnya itu-itu melulu. Bosen kan???
Ada ga seh sinetron kita yg buat penontonnya terpengaruh atau terobsesi??? gada kan?? Coba drama asia sipitsipit yang kita liat. Pengaruhnya gede bgt. Padahal Film ato sinetron itu bisa membawa berkah. Tempat2 yg dikunjungi atao ada dalam film itu bs diburu oleh penonton. Pulanu Bangka salah satunya, dia tambah terkenal karena ada Laskar Pelangi.
Sekarang dorama yang lagi booming adalah Queen Seon Deok. Ketika melihatnya pertama kali meskipun sudah ditengah-tengah episode, saya langsung jatuh cinta dengan drama ini. Based on Historical, drama ini dibawakan secara begitu apik, pas banget tak berlebihan. Setiap episode menyajikan intrik-intrik yang ditunggu-tunggu oleh penontonnya. Isu yang diangkat drama ini adalah, perempuan, kecerdasan, kejujuran, demokrasi, kekuasaan, keserakahan, pengorbanan, keikhlasan, kebijaksanaan, dan tentunya percintaan. Isu terakhir memang selalu menjadi bumbu dan tak jarang menjadi tema utama dari suatu film, sinetron ataupun drama apapun itu.:D. Tapi yang menarik bagi saya dari drama ini adalah mengenai seorang perempuan yang tangguh dan cerdas. Dengan kecerdasannya dia bisa menaklukan kaum laki-laki hingga bertekuk lutut di kakinya dan rela berkorban seumur hidupnya untuk membela dia demi mencapai kekuasaan tertinggi. Hebatt….pengaruhnya besar sekali. Pikirannya yang sulit ditebak orang lain, bagaimana pintarnya dia membaca hati dan pemikiran orang lain sampai-sampai dia bisa tahu orang itu berbohong atau tidak. Yang baru saja saya ceritakan adalah tokoh perempuan antagonis. Sedangkan tokoh utamanya adalah Ratu yang cerdas pula namun yang baik hati tentunya.
Saya sangat suka dengan semuanya, baik itu ceritanya, music soundtraknya, pemain-pemainnya, apalagi karakter-karakter yang dibawakannya begitu kuat banget!! Benar-benar memperlihatkan manusia yang kepribadian. Semua penonton terbawa suasana olehnya.
Saya tidak akan berbicara banyak mengenai jalan ceritanya secara detail, maupun tokoh-tokohnya, karena sudah banyak blog lain yang menceritakannya,hehehe….. Baik itu synopsis cerita perepisode, actor/aktrisnya dan hal-hal lain yang berhubungan dengan drama ini. Namun yang akan saya angkat adalah disini adalah isu perempuan. Drama ini berjudul The Great Queen Seon Deok. Dari judulnya saja kita sudah tahu siapakah tokoh utama di cerita ini, yakni seorang perempuan,
Suatu kerajaan yang merupakan salah satu kerajaan besar dari 3 kerajaan besar pada saat jamannya di negeri Korea dahulu kala. Queen Deok merupakan Ratu pertama yang memimpin kerajaan Shilla. Sedangkan musuhnya adalah Mi Shill, perempuan yang sangat cerdas dan besar pengaruhnya namun serakah. Di ceritakan bahwa Mi Shill adalah perempuan dengan penuh pesona, tidak hanya dari fisik namun kepintarannya juga dalam berpolitik. Tak ada yang dapat mengalahkan dia sekali pun Raja, sampai suatu saat dia terkalahkan oleh seorang putri setelah satu generasi terlewati. Karena hanya putri tersebut yag bisa menandingi kecerdasan Mi Shill dan akhirnya Putri dapat menjadi Ratu sedangkan Mi Shill yang dari dulu mengejar posisi Permaisuri tak terlaksana juga. Mi Shill yang sangat ambisius bahkan rela mengorbankan anaknya sendiri guna menjadi permaisuri. Namun pada akhirnya anak itu malah menjadi musuhnya.
Sang Putri yang memang suka membaca sedari kecil memiliki kecerdikan, memanfaatkan kepintaran lawannya sebagai guru baginya sendiri. Meskipun dia mengetahui bahwa Mi Shill adalah musuhnya namun tetap dia tidak serta menempuh jalan pintas untuk menyingkirkannya. Melainkan dengan kecerdasan berpolitik yang lurus. Sehingga tak heran dia menjadi seorang Putri yang anggun , kuat, pemberani dan akhirnya menjadi Ratu yang disegani.
Ratu memiliki pengikut yang setia, diantara mereka bahkan terlibat cinta segitiga. Biasalah…., satu perempuan diminati dua orang lelaki yang bersahabat. Hehehe….
Pengikut pertama disebut sebagai Hwarang Yu Shin. Dari dulu dia memang sudah membela keluarga kerajaan. Memiliki kepribadian kuat sebagai Hwarang dan menjadi panutan bagi pengikutnya. Memiliki jiwa yang loyal, legowo, bertanggung jawab, berbudi pekerti luhur, rela berkorban jiwa raga demi kepentingan rakyat dibanding dengan kepentingan pribadi bahkan urusan cintanya terhadap sang Putri, walaupun mereka sudah saling menyukai.
Pengikut kedua adalah Hwarang Bidam, merupakan anak misterius dari Mi Shill dan Raja jin ji yang akhirnya dikudeta oleh Mi Shill sendiri karena tidak menjadikannya sebagai permaisuri Raja. Bidam berkepribadian lucu, periang, konyol juga..pandai bertarung, jago kung fu, namun agak sedikit ‘liar’ karena memang rasa ingin tahu yang besar terhadap masa depannya dan asal usulnya yang tidak mengenal ayah ibunya. Sayang, meskipun dididik oleh panglima perang terbaik, namun sedikit watak serakah dari ibunya tetap menurun padanya dan sedikit ceroboh.
Panglima Muno, merupakan Guru besar dan guru dari Bidam. Menurut saya sih memang gurunya juga salah dalam mendidik muridnya (Bidam) mengapa dia menjajikan buku yang ditulisnya itu untuk Bidam, padahal belum tentu anak tersebut menjadi pribadi yang diharapkannya menjadi seorang Raja, sehingga anak yang penuh semangat itu mati-matian menjaga apa yang menurutnya sudah menjadi miliknya. Setelah anak itu tumbuh besar dan dapat menjadi Raja dengan menikahkannya dengan sang Putri Deokman diharapkan menjadi pemersatu 3 kerajaan di Korea. Tapi ternyata perhatiannya teralihkan pada Hwarang Yu Shin, karena jiwa dan keribadian Yu Shin yang berwibawa dan berbudi luhur. Namun, secara umum panglima adalah seorang yang sangat bersikap adil, fair, dia tidak menyukai menjalankan suatu tujuan mulia dengan cara yang curang. Tetap harus berjalan pada jalurnya, tidak menggunakan jalan pintas. Jika pun muridnya melakukan kesalahan, tetap dia mengakui kesalahan muridnya dan menghukumnya.
Akhir cerita memang sungguh tragis, Hwarang Bidam berhasil di adu domba oleh pengikut Mi Shill sehingga bersitegang dengan sang Ratu, padahal mereka saling mencintai bahkan akan menikah. Namun hasutan kuat telah berhasil menimpa mereka berdua. Dan akhirnya Bidam mati dipedang Yu Shin. Serta sang ratu meninggal 3 hari setelahnya seperti yang telah diramalkan oleh Bidam.
Pesan yang aku dapat dari drama tersebut adalah:
1. Keserakahan akan membawa petaka dan pasti terkalahkan oleh pejuang kebenaran walaupun itu dalam jangka waktu yang cukup lama.
2. Tidaklah mengambil jalan pintas(curang) dalam berjuang mencapai tujuan apapun itu termasuk tujuan yang mulia sekalipun.
3. Demokrasi dalam lingkup kerajaan sudah diterapkan di jaman itu, walaupun memang terdapat klan-klan macam ”cendana” dijalankan demi mencapai kekuasaan.
4. Ceroboh dalam menerima berita, dan menindaklanjutinya akan membawa petaka.
5. Rela berkorban demi kepentingan orang banyak, Negara, dengan merelakan kepentingan pribadi, sungguh jarang sekali yang bisa berbuat seperti itu…
6. Menerima kesalahan dan kekalahan dengan lapang dada.
7. Berguru itu atau mengambil pelajaran itu bisa dari siapa saja, bahkan dari seorang yang jahat pemikirannya sekalipun, caranya adalah kita bisa memahami pemikiran orang jahat sehingga kita bisa tahu cara menanggulanginya.
8. Semua tokoh utamanya tidak munafik, mengakui kekuatan dan kemampuan lawan.
After all, saya suka banget dengan semuanya, KEWLL!!! sampai terbawa suasana. Pemeran Bidam sudah sangat berhasil membuat penonton jatuh cinta pada tokoh tersebut. Termasuk saya hehehe.., hum…cute lah meskipun sipit-sipit. Haaa……..jujur aja dia adalah laki-laki kedua berkumis tipis yang aku suka setelah Dr. Antonio Syafei pakar ekonoomi syariah Indonesia. Hahahahaha…..karena aku gak suka pria berkumis tipis apalagi tebal, wkwkwkwk…kau berhasil merubah image itu Kim!!!!
Bedanya…pak Antoni itu cicak yang sholeh…Amiinnnn, cerdas secara intelektual dan emosional. Subhanallah…suka. Dan kamu Kim…..aku gatau aslimu seperti apa aku hanya melihat sosok Bidam pada dirimu, tapi aku suka!! Good Acting!!!! So…saucy….aagghh…I wish I could c u and have a nice conversation with u KNG!!!! I believed that you educated person, and I love to talk about Korean culture, peoples, especially like you!! xixixi……
Oh yea……,and your apperearace with the hair cut or the way you bin your hair (bin of hair), aaaa………….i luv it!!!!
The picture!!..you picture as Bidam wearing Hwarang suits (sorry I don’t know what its called) so brave..heroic..gallant..all…!!!!
Keep Good in Acting KNG!!



