Sinetron vs Drama Korea

•February 2, 2010 • Leave a Comment

Cast of TQSD

Satu drama asia lagi yang membuat hatiku tergugah…….., tp OMG aku terharu, salut banget dengan kisah Drama ini. Tak ada yang seperti ini. Full of message, wisdom, philosophy and … awesome!!!!

Top banget…nget..nget..

Coba kita tengok sinetron kita?? klo ayahku bilang sinetron kita adegannya selalu di meja makan dan nagis n nangis:d. Bener jg seh, kadang-kadang terlalu berlebihan dan tidak realistis. Alur ato jalan cerita pasti ketebak ma kita. Belum lagi pemainnya itu-itu melulu. Bosen kan???

Ada ga seh sinetron kita yg buat penontonnya terpengaruh atau terobsesi??? gada kan?? Coba drama asia sipitsipit yang kita liat. Pengaruhnya gede bgt. Padahal Film ato sinetron itu bisa membawa berkah. Tempat2 yg dikunjungi atao ada dalam film itu bs diburu oleh penonton. Pulanu Bangka salah satunya, dia tambah terkenal karena ada Laskar Pelangi.

Sekarang dorama yang lagi booming adalah Queen Seon Deok. Ketika melihatnya pertama kali meskipun sudah ditengah-tengah episode, saya langsung jatuh cinta dengan drama ini. Based on Historical, drama ini dibawakan secara begitu apik, pas banget tak berlebihan. Setiap episode menyajikan intrik-intrik yang ditunggu-tunggu oleh penontonnya.  Isu yang diangkat drama ini adalah, perempuan, kecerdasan, kejujuran, demokrasi, kekuasaan, keserakahan, pengorbanan, keikhlasan, kebijaksanaan, dan tentunya percintaan. Isu terakhir memang selalu menjadi bumbu dan tak jarang menjadi tema utama dari suatu film, sinetron ataupun drama apapun itu.:D. Tapi yang menarik bagi saya dari drama ini adalah mengenai seorang perempuan yang tangguh dan cerdas. Dengan kecerdasannya dia bisa menaklukan kaum laki-laki hingga bertekuk lutut di kakinya dan rela berkorban seumur hidupnya untuk membela dia demi mencapai kekuasaan tertinggi. Hebatt….pengaruhnya besar sekali. Pikirannya yang sulit ditebak orang lain, bagaimana pintarnya dia membaca hati dan pemikiran orang lain sampai-sampai dia bisa tahu orang itu berbohong atau tidak. Yang baru saja saya ceritakan adalah tokoh perempuan antagonis. Sedangkan tokoh utamanya adalah Ratu yang cerdas pula namun yang baik hati tentunya.

Saya sangat suka dengan semuanya, baik itu ceritanya, music soundtraknya, pemain-pemainnya, apalagi karakter-karakter yang dibawakannya begitu kuat banget!! Benar-benar memperlihatkan manusia yang kepribadian. Semua penonton terbawa suasana olehnya.

Saya tidak akan berbicara banyak mengenai jalan ceritanya secara detail, maupun tokoh-tokohnya, karena sudah banyak blog lain yang menceritakannya,hehehe….. Baik itu synopsis cerita perepisode, actor/aktrisnya dan hal-hal lain yang berhubungan dengan drama ini. Namun yang akan saya angkat adalah disini adalah isu perempuan. Drama ini berjudul The Great Queen Seon Deok. Dari judulnya saja kita sudah tahu siapakah tokoh utama di cerita ini, yakni seorang perempuan,

Suatu kerajaan yang merupakan salah satu kerajaan besar dari 3 kerajaan besar pada saat jamannya di negeri Korea dahulu kala. Queen Deok merupakan Ratu pertama yang memimpin kerajaan Shilla. Sedangkan musuhnya adalah Mi Shill, perempuan yang sangat cerdas dan besar pengaruhnya namun serakah. Di ceritakan bahwa Mi Shill adalah perempuan dengan penuh pesona, tidak hanya dari fisik namun kepintarannya juga dalam berpolitik. Tak ada yang dapat mengalahkan dia sekali pun Raja, sampai suatu saat dia terkalahkan oleh seorang putri setelah satu generasi terlewati. Karena hanya putri tersebut yag bisa menandingi kecerdasan Mi Shill dan akhirnya Putri dapat menjadi Ratu sedangkan Mi Shill yang dari dulu mengejar posisi Permaisuri tak terlaksana juga. Mi Shill yang sangat ambisius bahkan rela mengorbankan anaknya sendiri guna menjadi permaisuri. Namun pada akhirnya anak itu malah menjadi musuhnya.

Sang Putri yang memang suka membaca sedari kecil memiliki kecerdikan, memanfaatkan kepintaran lawannya sebagai guru baginya sendiri. Meskipun dia mengetahui bahwa Mi Shill adalah musuhnya namun tetap dia tidak serta menempuh jalan pintas untuk menyingkirkannya. Melainkan dengan kecerdasan berpolitik yang lurus. Sehingga tak heran dia menjadi seorang Putri yang anggun , kuat, pemberani dan akhirnya menjadi Ratu yang disegani.

Ratu memiliki pengikut yang setia, diantara mereka bahkan terlibat cinta segitiga. Biasalah…., satu perempuan diminati dua orang lelaki yang bersahabat. Hehehe….

Pengikut pertama disebut sebagai Hwarang Yu Shin. Dari dulu dia memang sudah membela keluarga kerajaan. Memiliki kepribadian kuat sebagai Hwarang dan menjadi panutan bagi pengikutnya. Memiliki jiwa yang loyal, legowo, bertanggung jawab, berbudi pekerti luhur, rela berkorban jiwa raga demi kepentingan rakyat dibanding dengan kepentingan pribadi bahkan urusan cintanya terhadap sang Putri, walaupun mereka sudah saling menyukai.

Pengikut kedua adalah Hwarang Bidam, merupakan anak misterius dari Mi Shill dan Raja jin ji yang akhirnya dikudeta oleh Mi Shill sendiri karena tidak menjadikannya sebagai permaisuri Raja. Bidam berkepribadian lucu, periang, konyol juga..pandai bertarung, jago kung fu, namun agak sedikit ‘liar’ karena memang rasa ingin tahu yang besar terhadap masa depannya dan asal usulnya yang tidak mengenal ayah ibunya. Sayang, meskipun dididik oleh panglima perang terbaik, namun sedikit watak serakah dari ibunya tetap menurun padanya dan sedikit ceroboh.

Kim Nam Gil

Panglima Muno, merupakan Guru besar dan guru dari Bidam. Menurut saya sih memang gurunya juga salah dalam mendidik muridnya (Bidam) mengapa dia menjajikan buku yang ditulisnya itu untuk Bidam, padahal belum tentu anak tersebut menjadi pribadi yang diharapkannya menjadi seorang Raja, sehingga anak yang penuh semangat itu mati-matian menjaga apa yang menurutnya sudah menjadi miliknya. Setelah anak itu tumbuh besar dan dapat menjadi Raja dengan menikahkannya dengan sang Putri Deokman diharapkan menjadi pemersatu 3 kerajaan di Korea. Tapi ternyata perhatiannya teralihkan pada Hwarang Yu Shin, karena jiwa dan keribadian Yu Shin yang berwibawa dan berbudi luhur. Namun, secara umum panglima adalah seorang yang sangat bersikap adil, fair, dia tidak menyukai menjalankan suatu tujuan mulia dengan cara yang curang. Tetap harus berjalan pada jalurnya, tidak menggunakan jalan pintas. Jika pun muridnya melakukan kesalahan, tetap dia mengakui kesalahan muridnya dan menghukumnya.

Akhir cerita memang sungguh tragis, Hwarang Bidam berhasil di adu domba oleh pengikut Mi Shill sehingga bersitegang dengan sang Ratu, padahal mereka saling mencintai bahkan akan menikah. Namun hasutan kuat telah berhasil menimpa mereka berdua. Dan akhirnya Bidam mati dipedang Yu Shin. Serta sang ratu meninggal 3 hari setelahnya seperti yang telah diramalkan oleh Bidam.

Pesan yang aku dapat dari drama tersebut adalah:

1.       Keserakahan akan membawa petaka dan pasti terkalahkan oleh pejuang kebenaran walaupun itu dalam jangka waktu yang cukup lama.

2.       Tidaklah mengambil jalan pintas(curang) dalam berjuang mencapai tujuan apapun itu termasuk tujuan yang mulia sekalipun.

3.       Demokrasi dalam lingkup kerajaan sudah diterapkan di jaman itu, walaupun memang terdapat klan-klan macam ”cendana” dijalankan demi mencapai kekuasaan.

4.       Ceroboh dalam menerima berita, dan menindaklanjutinya akan membawa petaka.

5.       Rela berkorban demi kepentingan orang banyak, Negara, dengan merelakan kepentingan pribadi, sungguh jarang sekali yang bisa berbuat seperti itu…

6.       Menerima kesalahan dan kekalahan dengan lapang dada.

7.       Berguru itu atau mengambil pelajaran itu bisa dari siapa saja, bahkan dari seorang yang jahat pemikirannya sekalipun, caranya adalah kita bisa memahami pemikiran orang jahat sehingga kita bisa tahu cara menanggulanginya.

8.       Semua tokoh utamanya tidak munafik, mengakui kekuatan dan kemampuan lawan.

After all, saya suka banget dengan semuanya, KEWLL!!! sampai terbawa suasana. Pemeran Bidam sudah sangat berhasil membuat penonton jatuh cinta pada tokoh tersebut. Termasuk saya hehehe.., hum…cute lah meskipun sipit-sipit. Haaa……..jujur aja dia adalah laki-laki kedua berkumis tipis yang aku suka setelah Dr. Antonio Syafei pakar ekonoomi syariah Indonesia. Hahahahaha…..karena aku gak suka pria berkumis tipis apalagi tebal, wkwkwkwk…kau berhasil merubah image itu Kim!!!!

KNG

Bedanya…pak Antoni itu cicak yang sholeh…Amiinnnn, cerdas secara intelektual dan emosional. Subhanallah…suka. Dan kamu Kim…..aku gatau aslimu seperti apa aku hanya melihat sosok Bidam pada dirimu, tapi aku suka!! Good Acting!!!! So…saucy….aagghh…I wish I could c u and have a nice conversation with u KNG!!!! I believed that you educated person, and I love to talk about Korean culture, peoples, especially like you!! xixixi……

Oh yea……,and your apperearace with the hair cut or the way you bin your hair (bin of hair), aaaa………….i luv it!!!!

The picture!!..you picture as Bidam wearing Hwarang suits (sorry I don’t know what its called) so brave..heroic..gallant..all…!!!!

Keep Good in Acting KNG!!

Kartni…Hari Ibu…Perempuan Cantik

•February 2, 2010 • Leave a Comment

Hari Ibu…, tanggal 22 Desember. Setiap tanggal itulah Negara kita Indonesia memperingati hari kaum yang keberadaanya sangat berarti di dunia ini. Kenapa tanggal 22 Desember?? Sampai detik inipun aku tak tahu kenapa pemerintah menetapkannya di tanggal itu. Sempat terlontar kata-kata iseng yang keluar dari mulut temanku seorang pria di FB, dia berkomentar  “Sara neh! Hari Bapak nya mana??”. Hmm…aku tersenyum simpul seketika membaca komentar dia. Hari Ayah kalau di negeri paman Sam dirayakan, tapi gatau tuh kapan:D. Tapi aku paham betul kenapa pemerintah menetapkan hari ibu di kalender nasional kita. Sosok ibu adalah sosok perempuan yang turut menentukan kelangsungan kehidupan bangsa bahkan peradaban dunia ini.

Kita lihat, seorang ibu adalah perempuan. Perempuan secara fisik dibanding laki-laki merupakan kaum yang sangat lemah. Aku perhatikan, sebetulnya lemah itu bukan berarti tidak dapat berbuat apa-apa atau lemah itu pasti tak berdaya. Justru karena kelemahan yang dimiliki seseorang dapat menjadi triger  dari kemunculan suatu kekuatan baru yang besar dan dahsyat. Seorang perempuan yang dianggap lebih cengeng, dengan mudahnya dapat mengeluarkan air mata kesedihan, namun perempuan dapat melewati semua itu. Berhadapan dengan ancaman antara hidup dan mati ketika dia akan melahirkan, merasakan semua perasaan yang sangat mendalam dan bahkan mengiris hatinya, namun semua itu dapat dia hadapi. Dapatkah kaum pria melaluinya??

Terinspirasikan oleh hari ibu, dan beberapa suatu kejadian. Sempat aku lihat di Metro TV, suatu wawancara yang dilakukan dengan seorang aktivis perempuan, dia mengatakan bahwa Presiden yang benar-benar memperhatikan isu perempuan hanyalah Presiden kita yang ke-4, yakni alm. Gus Dur.

Sempat sebelum-sebelumnya aku memikirkan, kenapa akhir-akhir ini Allah melahirkan manusia kedunia mayoritas perempuan?? Tuhan punya maksud, pernah aku mendengar bahwa di Neraka suatu saat nanti adalah banyak kaum perempuan. Berarti memang, berhubungan lurus. Waduh…Komunitas perempuan lebih besar dibanding laki-laki dan tentunya ini akan memberikan peluang bahwa manusia-manusia yang banyak berdosa adalah perempuan juga. Tapi aku yakin, bukan hanya itu saja. Tapi aku masih belum pasti, ada praduga tapi …..akupun bingung apakah aku harus mengungkapkannya.

Perempuan adalah kaum yang lemah fisiknya

Perempuan adalah kaum yang sangat sensitive perasannya

Perempuan adalah kaum yang berfikir dengan hatinya terlebih dahulu dibanding logika

Perempuan adalah kaum yang tekun. ( Lihat aja pabrik-pabrik sekarang didominasi oleh kaun hawa, salah satunya…atau TKI,heheh…:D. Coba Anda sebutkan yang lainnya!!!)

Perempuan adalah sumber daya manusia yang berharga, dengan jumlah yang sangat besar, dengan ketekunan, kesabaran yang dimilikinya ia bisa mengalahkan kaum adam. Adalah sudah menjadi suatu keharusan, kaum hawa harus benar-benar diperhatikan. Dengan kekuatan seperti itu, jangan sampai kekuatan yang besar dapat menjadi petaka jika tidak diperhatikan dengan baik. Sejarah berkata, orang-orang berkata, orang yang pintar coba lihat siapa mengajarinya pertama kali??Ibu. Orang menjadi pemimpin sukses bagi orang lain?? Siapa dibelakangnya? Istri yang soleh, seorang anak pertama kali dapat berucap satu kata, siapakah yang mengajarinya pertama kali?? Ibu. Tapi, bisa jadi seorang suami bisa berbuat korupsi karena apa?? Tuntutan istrinya yang terlalu berlebihan yang menginginkan kehidupan yang berlebih. Seorang anak remaja yang sedang berkembang, tak terperhatikan kebutuhan rohani, ruh nya, sehingga mencari perhatiannya diluar rumah karena kedua orang tua yang sangat sibuk, atau bisa jadi karena ibu rumah tangga yang hanya berpikiran membahagiakan anak itu adalah dengan memenuhi kebutuhan materiilnya karena sang ibu pun ingin bersenang-senang pula dengan menghambur-hamburkan harta dari suaminya.  Padahal harta yang sangat berharga bagi anak-anak adalah ilmu, warisan yang sangat berharga untuk anak-anak kita adalah ilmu. Untuk apa harta berlimpah jika kita tak punya ilmu bagaimana caranya mengolah harta tersebut sehingga kita dapat survive suatu saat nanti jika orantua telah tiada? Malah akan habis begitu saja sia-sia. Tidak sedikit contoh jika orangtua yang hanya “nyaah dulang” (istilah bahasa sunda untuk cara menyayangi anak hanya dengan pemenuhan materinya saja), ketika hari tua tak produktif lagi, anak-anaknya tidak dapat membahagiakan mereka malah membawa petaka dan kesengsaraan saja.

Mungkin terlihat aneh, aku yang notabene perempuan, kok seperti mediskreditkan kaumnya sendiri. Aku hanya memaparkan apa yang aku lihat, karena ulah seorang perempuan kehidupan keluarga menjadi suram, tak sedikit perempuan yang hanya bisanya menuntut terus pada suami nya dan mempengaruhi suaminya sehingga melangkah salah. Teman priaku bilang..”Rumah adalah tempat lahirnya karakter manusia!” aku sangat setuju dengannya. Yah…mungkin kacamata teman-teman lain berbeda, aku hanya ingin berbagi dan bercerita apa yang aku lihat.

Pandangan, pemahaman, penilaian seseorang terhadap sesuatu bisa sama atau tidak pasti beragam, sehingga bereaksinya macam-macam pula. Karena kita memiliki asal usul, kebiasaan, adat, pendidikan, keinginan dan pengalaman yang berbeda. Jadi apa yang sebetulnya manusia atau seseorang ungkapkan atau ekpresikan merupakan  suatu wujud pembelajarannya terdahulu. (menurut pandanganku…:D). Ketika kita berbenturan dengan pandangan lain, justru hal itu harus menjadi pembelajaran kembali bagi kita. Karena pada dasarnya tujuan kita ujung-ujungnya pasti sama. Tergantung kita, maunya melalui prosesnya mau yang seperti apa….Kekerasan atau kelembutan atau kebijakan…..atau……:)

Alangkah indahnya bukan jika perbedaan kita jadikan sebagai subyek pembelajaran baru kita…^^.

Aku hanya miris dengan melihat semuanya…….perempuan-perempuan yang aku lihat. Terlalu banyak bicara, sehingga bisa mengguncingkan orang lain yang akhirnya malah menjadi pemicu masalah baru karena salah paham atau fitnah. Atau cara berbicara seperti bisa ular…..hanya mau meracuni semua orang disekitarnya. Atau jadi bara api yang membuat suatu masalah menjadi tambah rumit karena hasutan kata-katanya. Hanya mau menjadikan suaminya sebagai sapi perah bagi dia untuk menghidupi keiginan pribadinya. Habis manis sepah dibuang, Jika suaminya telah memberikan uang, tak diperhatikannya suami nya itu apakah sudah makan atau belum, jika terluka tak diperhatikan pengobatannya. Jika sudah tak berpenghasilan dibiarkan dia, diacuhkanlah dia, mendidik yang tidak benar pada anak-anaknya terhadap ayahnya. Padahal suaminya adalah seorang yang baik, namun nasibnya saja yang sedang tidak beruntung karena sebelumnya dia berpenghasilan yang cukup.

Pernahkah anda lihat sinetron di Negara kita yang tidak ada campur tangan perempuannya? Seperti apakah perempuan-permpuan yang digambarkan disana?? Ugh….bikin hati menjadi panas dan marahh bukan?? Aku tak tahan dibuatnya…

Perempuan…perempuan…..perempuan

Disatu sisi akupun khawatir dengan anak-anak perempuan nanti, keponakanku atau keluarga perempuanku yang masih kecil-kecil. Melihat jaman sekarang dengan mudahnya perempuan disalahgunakan, disiksa, dibunuh dengan kejamnya, dan yang lain sebagainya. Harus seperti apakah kita mendidik mereka???? Itu adalah pertanyaan besar buatku??? Dan jawaban nya masih aku kumpulkan bahannya sampai saat ini.

Tak ada resep yang langsung tokcer! Karena manusia itu bukan mesin! Manusia punya pikiran, hati nurani dan otak. Dia akan bereaksi terhadap apa yang dialaminya dengan cara apa yang sudah dia miliki sebelumnya.

Jadi kesimpulannya adalah….perempuan …marilah bersam-sama, bekerja sama dengan kaum adam, keluarkan apa yang kita pikirkan, kita diskusikan, kita cari solusinya, kita perdalam pemahannya dan kita praktekkan ilmunya…

Pekerjaan Rumah!!! Ini adalah pekerjaan rumah untuk Departemen Pemberdayaan Perempuan. Maaf saja, menurut pribadiku selama ini, aku belum melihat apa hasil dari kinerja departemen tersebut, aku belum merasakannya, ups…maaf kalau memang aku belum tahu atau merasakannya padahal sebetulnya sudah pernah. Yah…paling siapa yah…?? Ha!! Ibu……siapa yah? Yang dari PKB (aku bukanlah golongan PKB dan bukan juga simpatisan mereka:D, tapi aku mengakui dan mendukung jika perkataan mereka masuk diakal dan benar adanya berjuang untuk kemajuan negeri tercinta kita). Aduh bu…maaf…lupa..hehe. Oh iya ….takut salah ah, kalu ga salah belakangnya parawangsa gtu yah. Hanya beliau yang aku lihat ada pekerjaannya, yah meskipun keputusannya sedikit kontroversi untuk sebagian orang. Waktu itu beliau yang pertama kali memutuskan jangan melarang remaja hamil untuk belajar. Aku sendiri waktu itu belum mengerti detailnya seperti apa. Tapi menurutku,  jika kehamilan diluar nikah dialami oleh perempuan remaja putri, yang disebabkan oleh pergaulan bebasnya sendiri, tentunya harus ada mekanisme tersendiri. Tak diberi kemudahan begitu saja dia bisa ‘berlenggang’ karena dia adalah prototype bagi teman-temanya yang lain..:D.

Satu lagi…. Seperti kontes-kontes kecantikan??? Emang bener gitu mereka presentasi dari perempuan-perempuan yang memiliki inner dan outer beauty??? Tahukah anda syarat-syarat mengikuti ajang miss-miss an apa saja??, Apakah mereka menjadi inspirasi perempuan-perempuan Indonesia??? Lihat aja buktinya apa yang sudah mereka hasilkan? paling satu orang yang membanggakan, yang duduk di MPR tuh! Kecantikan yang aku lihat sekarang pada seorang perempuan adalah fisik!! Lihat saja strereotip perempuan cantik yang berkembang di masyarakat kita?? Iklan kosmetik?? Apa yang mereka katakan tentang perempuan cantik?? Anda sendiri tahu kan jawabannya….

Jadi wahai ibu…,baik yang berpendidikan formal tinggi maupun tidak. Mari kita terus meningkatkan wawasan ilmu kita, jika sudah paham praktekan jika belum perluaslah. Ibu-ibu yang tidak berpendidikan tinggi boleh jadi bisa mencetak anak yang lebih berguna bagi bangsa dibanding dengan ibu yang tidak berpendidikan formal tinggi. Ilmu bisa diraih dimana saja, didapat dimana saja dari siapa saja, asalkan kita kreatif dan berusaha untuk berinovasi dalam segala hal apapun itu untuk kebaikan dan kemajuan masa depan generasi penerus kita.

Ibu menteri…buatlah program khusus yang nyata untuk ibu-ibu dan perempuan-perempuan di pedesaan juga di perkotaan, mereka tak harus berpendidikan tinggi untuk menjadi seorang ibu yang baik, pencetak pemimpin bangsa. Namun ibu yang kreatif yang bisa menjadikan generasi bangsa kita lebih baik lagi. Berdayakanlah perempuan….potensi yang begitu luar biasa jangan sampai dilepaskan atau dibiarkan begitu saja. Generasi yang baik diperoleh dari pendidikan yang baik, pendidikan yang baik dihasilkan oleh orang-orang yang bermoral baik, orang yang bermoral baik dihasilkan dari keluarga yang baik pula, keluarga yang baik hasil dari proses kehidupan berkeluarga yang harmonis, keluarga harmonis salah satunya disebabkan oleh prilaku ibu yang baik dan wawasan ibu yang luas sehingga bijaksana dalam mendidik anak-anaknya.

Memang tidak mudah…aku saja masih belajar…yang pertama kali harus diperangi adalah kemalasan…:D., kemudian manajemen waktu, dan .. konsisten tentunya …!!! Susah banget……

Ada penelitian tesis seorang Amerika mengenai kecerdasan suatu bangsa. Aku baca dari tulisan seorang temanku di FB. Wah inspiratif jg, bisa diambil contoh-contoh positifnya, tulisannya adalah begini….

Penelitian itu jika memang benar adanya patut diperhatikan, gada salahnya kita belajar dari kenyataan yang diuraikan peneliti itu.

Yah …, itulah sedikit dari pemikiran seorang hamba perempuan yang sedang bergejolak hatinya. Semoga perempuan-perempuan Indonesia semuanya adalah Kartini-Kartini seperti Kartini terdahulu. Amiinnn………….

Hari Ibu: http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Ibu

Bagaimana caranya untuk Ikhlas?? bagaimana supaya bisa Konsisten???

•November 26, 2009 • Leave a Comment

Suatu ketika, dadaku terasa sesak. Seperti susah bernafas, jantung berdebar2? Sepertii….menahan nafas beberapa menit!!!
sulit sekali.
Tuhan memang sudah menciptakan perasaan dan hati secara berdampingan. Ketika jiwa ini tergoncang mk organ tubuh pun ada yg ikut tergoncang. Hidup memang diiringi permasalahan….(ga mungkin gada masalah sekecil apapun itu). Terkadang memutuskan sesuatu butuh waktu tapi harus cepat diambil keputusan jg.

Untitled Poem

•November 23, 2009 • Leave a Comment

Maybe, GOD wants us to meet a few of the wrong people
Before meeting the right ones.
So, when the right ones come along, we’ll know how
to be grateful and thankful for the gift.
When one door of happiness closes, another opens.
But often we stare so long at the closed door that…
We’ll soon realize that the open door, for however long
it was opened, is now closed too.
There are moments in life when you really miss someone. And you wish you
could just pluck them from your dreams…
And just hug him or her for real!
If someone loves you, love them back.
If someone hurts you, love them back unconditionally…

The best kind of friend is the one that you could sit on a porch
and swing with, and never say a word…
Then get up and walk away feeling like it was the best
conversation you’ve ever had.
It’s also true that we never know what we’ve been missing
until something or someone else arrives.
It’s true that we never know what we’ve got
until we lose it…
A careless word may kindle strife. The cruel word usually wrecks a life.
Timely words help level stress…
But, it’s loving words that heal and bless.
The happiest of people don’t necessarily have the best of everything in life…
Perhaps they’re just good at making the best of most everything that
life brings along their way.
Tender moments aren’t really tender at all.
They are some of the few times…
When things like pride and gender are swallowed
and we allow ourselves emotional, spiritual, and physical happiness.
It hurts to love someone and not be loved in return.
It’s even more painful to love someone and…
Never find the courage to let that person
know just how it is you feel.
Never say goodbye if you still want to try.
Never give up when there’s hope to go on.
Never say you don’t love them…
If you know that you’re the one that can’t let go.
You’ve experienced true love if: you’ve taken away the
feelings, taken away passion, and taken away romance…
Only to find that after all that, you still care!
Giving love is no assurance love will be returned.
So don’t expect it.
Wait for it to grow in the other’s heart…
Just in case it doesn’t, be content in knowing that
the love was able to grow in yours.
If you have GOD in your life, food on your table, a roof over
your head, clothes on your back, reasonable income and,
love and faith in your heart…
Be happy and glad. For anything else that life can
offer is nothing more than La-La…

Created For Your Enjoyment By:
Quiet Moments for Loving Thoughts
Lawrence Douglas Pulliam

Pengaruh Emosi terhadap Vitiligo

•July 18, 2009 • 1 Comment

Berikut ini adalah cuplikan dari VSI (Vitiligo Support International) semoga membantu.

According to Dr. Ted Grossbart, psychologist and member of VSI’s Medical and Scientific Advisory Committee. An active supporter of the self-care movement, Dr Grossbart explains; “Although heredity, viruses, bacteria, allergies and chemical irritants play a central role in skin problems, stress and emotions do cause some skin problems and trigger or heighten others. Rather than dividing illness into “emotional” or “physical,” I see emotions as one factor in all skin diseases. Emotional stress may be the sole cause of a few symptoms, but is more typically a trigger of the flare-ups of an ongoing medical condition. Recent studies tell us that between thirty and sixty percent of all people who seek medical attention for a skin problem experience significant underlying emotional turmoil. This is critically important because emotional problems can keep even the most sophisticated medical treatment from working.” How important is the emotional factor in your illness? Take this quick vitiligo quiz to learn more. 1. Did your pigment loss begin or recur after emotionally significant events such as: vacations, hospitalizations, business trips, moving to a new house or new school or a divorce in the family? 2. Is your condition more stubborn, severe, or recurrent than your doctor expects? 3. Are usually effective treatments not working for you? 4. Do treatments work for a while, but not for long? 5. Do your symptoms get worse during or after particularly stressful periods in your life? 6. Is your level of distress and concern about your skin unusually high? 7. Do you find that you are avoiding social situations? 8. Do you find you are selecting and wearing clothing which may or may not be climate appropriate in order to conceal your vitiligo? If you responded “Yes” to several of these questions, stress may be affecting your skin and its treatments. VSI will be reporting on various resources to combat stress in coming newsletter issues. VSI does want to make you aware of a program of stress management being offered by Dr. Grossbart through his “Skin Deep” program and other resources. Ted A. Grossbart, Ph.D. is a licensed clinical psychologist in private practice in Boston. He is a senior supervisor at the Massachusetts Mental Health Center, and an Assistant Clinical Professor of Psychology at Harvard Medical School. His best known writing, his book: Skin Deep: A Mind/Body Program for Healthy Skin can be found by clicking the previous link to purchase through Amazon’s VSI library and Store. Visit Dr. Grossbart’s “Skin Deep” Website for more information on a wide range of multimedia psychodermatology resources. For more information, you may contact Dr Grossbart at ted@grossbart.com. FYI Research shows that stress is a trigger and negative factor in autoimmune disease. As vitiligo is an autoimmune disorder, it is important to be aware of the role of stress on your skin. Stress does not cause autoimmune disease; that part is genetic, but if you have the gene, then stress can open the door to your immune system leaving you vulnerable to an attack.

Rangkuman Resep Pengobatan Vitiligo

•April 9, 2009 • 7 Comments

Waduh lumayan cape jg ya ngebaca ulang comment temen2 buat dibikin rangkumannya. Kay..ni dia rangkumannya.

Pengobatan dapat dilakukan menggunakan:
1. Obat oles Protopic ointment 0,1%. dioleskan sebanyak 2 kali dalam sehari. Banyak yang sembuh dengan metode ini..INGAT.!!!!!!! JANGAN KONSUMSI KUNYIT ATAU MAKANAN YANG MENGANDUNG KUNYIT…….Info lebih lanjut dapat anda baca di http://www.infotherapies.com

2. Sinar UVB di daerah Jakarta ada di RSUD Tarakan Jakarta dan RSCM Jakarta. Harga protopic cuma 294 ribu,dan biaya sekali sinar 55ribu + administrasi 5ribu jadi 60ribu. Dilakukan harus rutin, dan jangan lupa banyak mengkonsumsi sayur/buah yang mengandung Antioksidan.

3. Akupuntur slm 2 bln, vitinya ada yg hlng n ada yg muncul jg.

4. Tips, jangan stress dan untuk viti yg di daerah wajah..bisa ditutupin pake make-up. Pertama kasih alas bedak..trus eye shadow coklat agak hitam..pake jari biar rapi..trus dirapihin or dibersihin pake tissue buat yg keluar area vitiligo..

5. Terapi….http://b-it-tech.com/k-link/?p=22

6. Bai Tien Feng,.. makanan yang harus dihindari di situ di tulis ga boleh makan ikan air tawar, cabe, kunyit, dan ga boleh makan Ayam jantan (laki-laki)…hehe..gatau knp ya kita jg

7. Terapi nursyifa lamatnya di jakarta pusat, katanya pasien di kasih semacam aura positif.

8. Vitiligo dapat dicegah penyebarannya dengan cara menghentikan konsumsi makanan yang mengandung KUNYIT(trumeric).

Yap sementara itu dulu klo ada yg kurang ntr ditambahin/diedit lagi. Buat Faden, V-Boy, Ana, Viko, Ika de el el nya (sorry g ksebut) makasih buat sharing info pengobatannya. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua. Amiinnn

Dibalik Senyum Petugas Pom Bensin

•January 19, 2009 • Leave a Comment
di Copy & di paste kan.
 
Ketika mengisi bensin, saya sering kali ngobrol dengan petugas pom bensinnya.
Hal yang beberapa bulan ini saya tanyakan ke mereka di berbagai tempat pom bensin adalah apakah mereka tidak pusing mencium bau bensin setiap hari dan kenapa mereka tidak memakai masker penutup hidung agar mengurangi uap bensin yang terhirup.

Hal tersebut saya tanyakan, karena saya saja yang berdiri sebentar
sambil ngobrol, sudah langsung pusing karena menghirup bau bensin
tersebut.

Mereka, kurang lebih sepuluh orang, yang saya tanyakan semuanya
menjawab bahwa sebenarnya mereka juga pusing.
Mereka merasakan dada yang sesak.
Dan makin parah lagi kalau pas mereka sedang sakit, katakan saja flu, perasaan sakit di dada semakin menjadi.

Ketika saya tanyakan kenapa mereka tidak memakai masker, jawaban
mereka semuanya sama yaitu karena kebijakan perusahaan.
Perusahaan melarang mereka memakai masker karena demi pelayanan ke pelanggan.
Mereka diwajibkan untuk tetap tersenyum ketika melayani pelanggan.
Mereka bilang, kalau mereka pakai masker, mereka tidak bisa lagi
menunjukkan senyum mereka ke nasabah dan itu akan dianggap tidak sopan karena tidak menghargai pelanggan.

Hazrah kazrah!

Saya terkaget mendengar jawaban mereka.
Jawaban mereka semuanya seragam.
Jawaban mereka pun semakin diperkuat dengan iklan Pertamina
di televisi yang mengutamakan senyum petugasnya ketika melayani pelanggan.

Ironisnya, dibalik senyum yang mereka berikan, ada derita yang harus
mereka tanggung dengan mencium uap bensin setiap hari yang dapat
memberikan gangguan yang serius kepada kesehatan mereka, khususnya paru-paru dan otak mereka.

Saya sebagai pelanggan lebih senang melihat mereka memakai masker
penutup hidung, ketimbang mereka melayani dengan senyum tapi saya tahu dibalik senyumnya, mereka menanggung derita yang tidak ringan.

Melalui tulisan ini, saya mengajak kita yang peduli terhadap nasib
para pekerja pom bensin untuk menyerukan kepedulian kesehatan petugas pom bensin agar pertamina dan pemilik pom bensin melengkapi petugas pom bensin dengan masker penutup hidung.

Saya sebagai pelanggan pom bensin lebih peduli kesehatan petugas pom
bensin ketimbang senyuman mereka ketika mereka mengisikan bensin ke kendaraan saya.
Saya sudah mulai merasa tidak nyaman karena tahu dibalik senyuman petugas pom bensin ada derita yang harus mereka tanggung akibat menghirup uap bensin.

Semoga melalui tulisan ini, nasib kesehatan petugas pom bensin bisa
diperbaiki dimulai dengan memakai masker penutup hidung.

catatan:
Sekedar tambahan catatan, untuk pom bensin yang buka 24 jam,
diterapkan tiga shift kerja.
Kurang lebih mereka bekerja seharinya sekitar 8-9 jam.
Jumlah jam yang cukup lama untuk menghirup uap bensin terus menerus.

Silahkan di forward tulisan ini, khususnya ke mereka yang anda pikir
dapat mempengaruhi untuk merubah kebijakan agar para petugas pom
bensin dibolehkan memakai masker penutup hidung.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Tidak Semua Dokter itu Pintar! Heh??

•February 11, 2008 • 13 Comments

Thursday, February 07, 2008
9:25 PM

Kata-kata itu sepertinya melekat erat di kepalaku. Seorang teman mengatakanya beberapa waktu yang lalu. Sampai suatu saat, sesuatu terjadi pada kaka. Sepulang perjalanannya dari rumah yang sedang direnonvasi di daerah Cicalengka. Kaka perempuan saya mengeluh badannya mengalami sedikit ngilu-ngilu. Di pagi hari sekitar jam 5, tiba-tiba badannya panas, kaki dan tangannya sakit tak bisa digerakkan. Sedikit saja kaki atau tangannya tersenggol maka akan terasa sakit. Kebetulan waktu itu saya berada dirumahnya, anaknya yang baru berusia 6 bulan terpaksa tak bisa dekat-dekat dengan ibunya. Saya yang belum berpengalaman menjadi seorang ibu, kini dituntut untuk bisa merawat anak itu sementara waktu. Sedangkan ayahnya harus tetap menjalankan tugasnya untuk mencari nafkah.

Sampai siang hari panasnya tak kunjung turun, dan untuk sekedar buang air kecilpun kaka merasa sangat kesulitan untuk berjalan. Ditambah lagi dengan mual-mual dan muntah. Melihat keadaan seperti itu saya merasa khawatir, saya kabari kaka ipar saya mengenai keadaannya. Dan akhirnya dia pulang cepat siang hari demi istrinya. Siang itu pula kami bawa kaka perempuanku ke RS. Karena belum berpengalaman, setelah bertanya-tanya ke tetangga, kaka iparku memutuskan untuk membawa kakaku ke RS di dekat pintu tol Cileunyi. Kesan pertama dari RS itu adalah sepertinya bagus, namanya saja AMC Hospital. Sepertinya kualitasnya bagus. Baru saja saya bergumam seperti itu, penilaianku suadah berubah hampir 180 derajat berlawanan. Kami berdua membopong kaka tuk masuk ke RS tersebut.
Di pintu masuk depan kulihat 2 orang security berdiri dekat Receptionist. Hah…???mengapa security itu diam saja melihat kami. Tak terpikirkankah olehnya untuk membantu kami dan mengambilkan kursi roda. Di Receptionist langsung kami diarahkan ke ruang UGD. Kamipun melewati security tadi dan kami kebingungan arahnya kemana karena tak dibimbing. Sungguh keterlaluan, bisa-bisanya security itu bersikap macam itu.

Akhirnya sampai di ruang UGD, dan dilakukan beberapa tes pemeriksaan seperti biasanya, darah pun diperiksa sampai akhirnya kakaku diberi Oksigen. Heh? Oksigen??kakakku tak mengalami kesulitan bernafas, tapi diberi oksigen? Adakah hubungannya?? Benarkah itu prosedur yang harus ditempuh pasien UGD?
Ternyata dokter UGD hanya ada satu orang, dan dia mesti mengobati yang lebih dulu datang. Sampai akhirnya kakakku diperiksa, tapi….kok sepertinya dia kurang profesional. Agh…mungkin karena dia masih tergolong muda untuk usia dokter. Diagnosa cukup tapi, mengapa saya sering berdiskusi dengan perawatnya dibanding dokternya? Owgh… dia ada tamu ternyata, tamu penjual obat-obatan. Bolehlah dia seperti itu, tapi…pantaskah seorang dokter UGD mengoleskan lipstik di bibirnya diruang tersebut???(hehehe…)
Karena kakakku mengeluh sakit di daerah bawah perut, akhirnya dokter itu menyarankan untuk menemui dokter kandungan, dan langsung kami minta dipertemukan dengan dokter kandungan di RS tersebut dengan pikiran sekalian saja meskipun bukan dokter langganan. Di ruang dokter kandungan, saya merasa ketakutan. Bagaimana tidak, selama pemeriksaan kakakku menjerit-jerit kesakitan, dan sepertinya kaka iparpun merasakan hal yang sama. Setelah itu dokter memutuskan bahwa kakaku harus dirawat, diagnosanya belum pasti, harus dilakukan beberap pemeriksaan dan tes lab kembali. Dokter bilang bahwa ada 3 kemungkinan, pertama infeksi rahim, hamil di kandungan, dan usus bintu. Wah gada yang bagus2nya.

Setelah masuk ruang prawat inap, kakaku dipertemukan dengan dokter dalam. Lagi-lagi aneh! Dokter itu tak mengatakan apa-apa mengenai penyakit kakakku. Dengan keadaan yang seperti itu terus menerus maka kakakku mendesak ingin pulang saja, dengan alasan kasihan anaknya nangis terus blum lagi suaminya akan pergi keluar kota. Sungguh menyebalkan, kami harus menunggu dokter datang sebelum pulang dan dokter itu datang sore hari. Padahal kita sudah menunggu dari pagi. Ketika minta pulang, dokter itu kelihatannya kesal sekali, dan memyuruh kakakku untuk menandatangani pernyataan bahwa jika terjadi apa-apa maka dokter tersebut takkan bertanggung jawab.

Saat akan pulang, suami kakakku pergi ke tempat pembayaran. Terkaget-kaget kakakku melihat jumlah biaya yang harus dibayar selama satu hari semalam, hampir satu juta duaratus ribu rupiah. Gak salah ini??? Dengan pelayanan macam ini, harus membayar sekian….o….sungguh terlalu!!!!!!!!
Aku lihat perinciannya,ada biaya RANAP, LAB, dll. Biaya paling mahal adalah biaya pengobatan. Padahal kakaku selama dirawat disana hanya di beri tablet Sanmol penurun panas. Yang lainnya aku gak ngerti. Ada Bioxon Inj 1 VIAL, Sporetik 6 CAP, RINGER LAKTAT WIDA 3 PLAb. Bagi kami orang awam terhadap medis cukup terheran-heran dengan kenyataan seperti itu. Kami merasa tertipu. Benarkah harga obat-obatan tersebut mahall??? Yang sangat kecewanya Dokter tak memberikan keterangan apa-apa mengenai penyakit kakakku.

Dan ternyata eh ternyata, menurut beberapa tetangga dan kakak ipar perempuanku yang lain, itu adalah penyakit kecapean yang biasa dialami oleh Ibu sehabis melahirkan. Mereka pernah mengalami gejala yang sama. Huh, mengapa dokter itu diam!
Pulang kerumah, Alhamdulillah….kakakku akhirnya membaik cepat. Hari kedua dan ketiga mulai bisa berjalan kembali.

Oh …dokter….dokter….. !!! Dikau tuh jasanya luar biasa. Tapi tolong….kami sang pasien dan keluarga berhak tahu.
Ini pelajaran…jadinya terpikirkan olehku, iya ya gak semua dokter pintar-pintar….(maaf ya dokter jangan tersinggung). Sekolah dimana sih dia dulunya, berapa IPK nya??? Bisa jadi kan pas-pasan. Ijin praktek??? Jaman sekarang, segala hal bisa terjadi. Aduh..jadi suudzon…

Buat rekan-rekan dokter yang baca tulisan ini, mungkin dapat memberikan penjelasan mengenai obat-obatan diatas.
Saya titip pesan aja, tahukah Anda Dokter???
Sepertinya masyarakat kita sekarang lebih kritis, dan sepertinya sudah banyak yang kurang percaya dengan pelayanan RS. Karena mereka (dokter2 disana) suka mengada-ngada agar pasien dapat dirawat inap di RS tersebut sehingga ada pemasukan untuk RS tersebut.

Sungguh dilematis , disatu sisi….masyarakat kita tak semuanya mampu membiaya pengobatan mereka. Dan sisi lain…dokterpun sama mereka mencari nafkah dengan cara mengobati pasiennya seperti itu. Tapi saya percaya tak semua Dokter dan RS seperti itu (tapi sedikit deh kayaknya:D)…..mudah-mudahan tak seperti itu………..

Vitiligo

•February 11, 2008 • 587 Comments

Thursday, February 07, 2008
9:23 PM

Tahukah Anda apakah Vitiligo itu? Sebagian orang pasti akan menjawab “o….itu darah tinggi!”.
Atau “Apaan tuh?”, memang, kata Vitiligo masih sangat kurang familiar dikalangan masyarakat kita.
Media cetak atau elektronik sangat jarang mengungkap mengenai Vitiligo. Vitiligo adalah sejenis penyakit kulit
yang sifatnya menghilangnya pigmen kulit.
Sehingga akan timbul bercak-bercak putih disekitar tubuhnya. Bercak ini muncul di kulit akibat tidak adanya melanosit,
sel yang memproduksi melanin atau zat yang memberikan warna pada kulit.
Bahkan rambut yang tumbuh diatas bercak putih ini warnanyapun akan terlihat putih pula.
Munculnya bercak-bercak putih tersebut tidak merata, sehingga tak jarang orang yang mengalami penyakit ini merasa minder
karena malu dengan keadaan penampilan kulit tubuhnya.

Penyakit ini bisa menjangkiti siapa saja dan kapan saja. Baik pria ataupun Wanita, dan tidak mengenal batas usia.
Penyakit ini ada hubungannya dengan faktor genetik, oleh sebab itu penyakit ini muncul bisa jadi karena diturunkan.
Diketahui pula bahwa sekarang orang yang memiliki keluarga yang tidak memiliki vitiligo pun dapat terjangkit penyakit tersebut.
Sampai saat ini, penyebab dari penyakit ini belum ditemukan, masih dalam proses peneletian. Namun demikian penyakit ini TIDAK MENULAR.
Menurut berbagai sumber literatur yang pernah saya baca. Vitiligo dapat dipicu oleh beberapa hal:
1. Stress
2. Sistem imun yg buruk
3. Kelenjar tiroid
Setiap orang memiliki kasus berbeda-beda, sehingga treatment yang diberikan pun berbeda-beda. Ada beberapa macam treatment yang dapat diberikan.
Biasanya awal-awal Dokter akan memberikan semacam cream atau salep dan dioleskan di bagian yang terkena radang. Jika tidak, suatu racikan cairan
obat yang dicampur dengan alkohol dioleskan pada bagian yang radang kemudian harus dijemurkan di bawah sinar matahari. Perlakuan treatment terakhir
adalah dengan penyinaran/laser. Namun sayang untuk melakukan pengobatan dengan laser membutuhkan biaya yang cukup mahal, dan tidak mudah untuk
menemukan tempat pengobatan yang melayani dengan laser.
Di kota besar seperti Jakarta kini sudah ada tempat yang melayani pengobatan dengan laser.Yaitu laser Skin Center yang terdapat di daerah Pluit.
Adapun dokter Hembing, memberikan alternatif pengobatan lain, yakni dengan membuat racikan sendiri dirumah dengan bahan-bahan yang dapat dibeli
di toko-toko obat tertentu. Berikut adalah salinan resepnya yang diambil di portal cbn.net.
Resep:
60 gr tanaman krokot segar, haluskan + cuka beras putih secukupnya + air putih sedikit, aduk rata lalu oleskan pada kulit yang terdapat bercak putih.
Lakukan 2-3 kali sehari.

Catatan :
- cuka beras putih/Rice vinegar dapat dibeli di supermarket atau toko obat Tionghoa
- tanaman krokot dapat dibeli di penjual tanaman obat
- kacang kedele hitam secukupnya dikonsumsi sesuai selera ( dapat dibeli di supermarket atau toko obat Tionghoa)
- tetap konsultasi ke dokter

Reaksi yang muncul setelah diberi pengobatan tiap orang berbeda-beda. Ada yang langsung sembuh ada pula yang tidak mempan sama sekali.
Ada pula yang sembuh tapi sifatnya sementara, dalam jangka beberapa waktu tertentu bercak putih tersebut dapat muncul kembali.

Ada beberapa situs yang mungkin dapat membantu memberikan informasi mengenai Vitiligo dan tawaran pengobatannya. Berikut ini adalah alamatnya:

1. http://portal.cbn.net.id
2. http://www.vitiligosociety.org.uk
3. http://trueherbals.com
4. http://www.laserbeautycentre.com/vitiligo.html
5. http://www.antivitiligo.com/?gclid=CMHkoueB3JACFQE-bwod5USfVw
6. http://support.antivitiligo.com/index.php

Besar harapan dari maksud penulisan ini adalah, semoga tulisan ini dapat membantu masyarakat kita untuk mengetahui informasi yang benar mengenai penyakit ini
. Sehingga dapat memperlakukan orang yang mengidap penyakit ini hidup secara normal dan bersemangat.Diantara Anda mungkin memiliki informasi atau pengalaman
mengenai pengobatan vitiligo yang ampuh. Silahkan untuk share informasi disini. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi yang lain.